<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BULETIN PERTANIAN KREATIF</title>
	<atom:link href="http://buletinfaperta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletinfaperta.wordpress.com</link>
	<description>Fakultas Pertanian Unbar</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Feb 2011 09:32:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='buletinfaperta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BULETIN PERTANIAN KREATIF</title>
		<link>http://buletinfaperta.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://buletinfaperta.wordpress.com/osd.xml" title="BULETIN PERTANIAN KREATIF" />
	<atom:link rel='hub' href='http://buletinfaperta.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bertani dengan teknik vertikultur</title>
		<link>http://buletinfaperta.wordpress.com/2011/02/18/3/</link>
		<comments>http://buletinfaperta.wordpress.com/2011/02/18/3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 02:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fapertaunbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agroteknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletinfaperta.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[oleh : Krisdinar Teknik vertikultur adalah teknik  budi daya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan-lahan sempit atau di pekarangan rumah. Sebenarnya teknik vertikultur telah banyak diterapkan di banyak pekarangan atau teras rumah dengan membuat rak bertingkat tempat pot-pot diletakkan bahkan rak-rak yang terbuat dari besi sudah banyak dijual [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=buletinfaperta.wordpress.com&amp;blog=3765999&amp;post=3&amp;subd=buletinfaperta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">oleh : <a href="http://krisdinar.co.cc">Krisdina</a>r</p>
<p><a href="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-51.png"><img class="alignleft size-full wp-image-12" title="Vertikultur 5" src="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-51.png?w=500" alt=""   /></a>Teknik vertikultur  adalah teknik  budi daya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau  bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan-lahan sempit atau di  pekarangan rumah.</p>
<p>Sebenarnya teknik vertikultur telah banyak diterapkan di banyak  pekarangan atau teras rumah dengan membuat rak bertingkat tempat pot-pot  diletakkan bahkan rak-rak yang terbuat dari besi sudah banyak dijual d  tempat penjual bunga hias.  Teknik vertikutture yang akan diuraikan  berikut adalah teknik vertikultur dengan menggunakan tabung bamboo atau  pralon PVC. Teknik ini saya pikir lebih memberikan sensasi kreativitas  selain memungkinkan menjadkannya usahatani komersil.<span id="more-3"></span></p>
<p>Teknik pertanian vertikultur  seperti ini biasanya untuk  membudidayakan tanaman semusim atau berumur pendek, seperti sayuran.  Aneka sayuran yang dapat ditanam antara lain seledri, selada, kangkung,  bayam, kemangi, sawi, caisim atau kailan. Pohon cabai, tomat, atau  terong, juga mudah sekali tumbuh dengan cara ini. Jenis tanaman  obat-obatan atau tanaman hias pun layak untuk dicoba.</p>
<p>BAHAN YANG DIPERLUKAN<br />
1.  Pipa paralon atau bambu<br />
2.  Gergaji besi<br />
3.  Penggaris atau meteran<br />
4.  Bor atau Pahap<br />
5.  Kayu bulat<br />
6.  Pupuk kompos/kandang<br />
7.  Tanah gembur<br />
8.  Kotak semai untuk benih</p>
<p>VERTKULTUR DI PIPA PARALON</p>
<p>1. <a href="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-81.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-15" title="vertikultur 8" src="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-81.jpg?w=500" alt=""   /></a> Siapkan pipa paralon berdiameter 4 inci sepanjang 1,5 m</p>
<p>2.  Buat lubang berdiameter 1,5-2 cm di sisi pipa secara bertingkat  dan berselang-seling sehingga tanaman tidak akan saling menutupi.</p>
<p>3.  Lubang pertama dibuat pada jarak 10 cm dari ujung paralon. Lubang  berikutnya dibuat dengan jarak 25 cm antara lubang satu dengan lubang  lainnya sehingga didapatkan dua belas lubang tanam setiap pipa.</p>
<p>4.  Bagian bawah pipa paralon ditutup dengan dop PVC setebal 5 cm</p>
<p>5.  Pipa paralon yang sudah ditutup dop diletakkan cetakan semen yang berlubang agar dapat berdiri kokoh,</p>
<p>6.  Setelah itu, paralon diberi media tanam yang telah disiapkan hingga penuh</p>
<p>7.  Vertikultur sudah siap ditanami. Model ini dapat dipindah-pindah sesuai dengan tempat yang inginkan.</p>
<p>VERTIKULTUR DI BATANG BAMBU</p>
<p>1.    <a href="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikulture-4.png"><img class="alignright size-full wp-image-17" title="Vertikulture 4" src="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikulture-4.png?w=500" alt=""   /></a>Siapkan bambu  berdiameter sekitar 10 cm sepanjang 1,5 m</p>
<p>2.   Lubangi dengan hati-hati pembatas bagian dalam antar-ruas bambu menggunakan linggis</p>
<p>3.  Buat lubang-lubang yang berdiameter 1,5-2 cm di bagian sisi bambu  secara bertingkat dan berselang seling sehingga tanaman tidak saling  menutupi.</p>
<p>4.  Lubang pertama dibuat dengan jarak 12,5 cm dari ujung bambu.  Lubang tanam yang lain dibuat dengan jarak 25 cm antara lubang satu  dengan lubang lainnya sehingga didapatkan dua belas lubang tanam.</p>
<p>5.   Setelah itu, masukkan media tanam yang telah disiakan ke dalam bambu hingga penuh</p>
<p>6.   Model ini dapat diangkat dan dipindah-pindah ke tempat yang inginkan walaupun agak berat.</p>
<p>MEDIA TANAM<br />
Media tanam yang digunakan dapat berupa campuran pasir, tanah gembur,  pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1 dan bisa ditambahkan pupuk  urea. Selain pupuk kompos, pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk  kandang.</p>
<p>CARA BERTANAM VERTIKULTUR<br />
1. <a href="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-7.png"><img class="alignright size-full wp-image-19" title="Vertikultur 7" src="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-7.png?w=500" alt=""   /></a>Masukkan media tanam dari ujung paralon/setiap lubang paralon</p>
<p>2. Buat lubang tanam</p>
<p>3. Semai benih yang perlu disemai di tempat lain</p>
<p>4. Tanamlah tanaman hasil semai atau tanaman mini</p>
<p>5. Lakukan penyiraman yang cukup dan lakukan pengontrolan terhadap hama dan penyakit.</p>
<p>Untuk tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan banyak sinar  matahari, dapat ditanam di lubang atas dan tanaman yang membutuhkan  banyak air di bagian bawah. Lakukan penambahan media (kompos atau tanah  gembur) di setiap lubang apabila media tanahnya berkurang.</p>
<p>PEMUPUKAN<br />
<a href="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-6.png"><img class="alignleft size-full wp-image-20" title="Vertikultur 6" src="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-6.png?w=500" alt=""   /></a>Sebaiknya  pupuk yang digunakan adalah pupuk organik, seperti pupuk kompos atau  pupuk kandang. Agar buah tidak mudah rontok, dapat digunakan KCl  sebanyak 1 sdt atau 1 sdm tergantung ukuran tanaman. Sebaiknya KCl  diberikan setiap 5 – 6 bulan sekali.</p>
<p>PENGENDALIAN HAMA<br />
Hama yang umum menyerang adalah belalang dan ulat daun. Insektisida yang  dapat digunakan salah satunya adalah Diazinon 60 EC, dengan dosis 2  cc/liter air.</p>
<p>Sumber : <a href="http://krisdinar.co.nr">http://krisdinar.co.nr</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/buletinfaperta.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/buletinfaperta.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=buletinfaperta.wordpress.com&amp;blog=3765999&amp;post=3&amp;subd=buletinfaperta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://buletinfaperta.wordpress.com/2011/02/18/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cfacc51a5e2681903d1941f408a9f21c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Faperta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-51.png" medium="image">
			<media:title type="html">Vertikultur 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-81.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vertikultur 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikulture-4.png" medium="image">
			<media:title type="html">Vertikulture 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-7.png" medium="image">
			<media:title type="html">Vertikultur 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buletinfaperta.files.wordpress.com/2011/02/vertikultur-6.png" medium="image">
			<media:title type="html">Vertikultur 6</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
